Tag

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Konichiwa, minna-san…πŸ™‚

Akhirnya bisa ngenet lagi setelah beberapa hari menjauhkan diri dari kehidupan dunia maya. Biasanya memang pada akhir-akhir Ramadhan saya lebih sibuk di dunia nyata daripada di dunia maya. Meskipun seorang NEET, tapi saya banyak kegiatan juga lho kalau Ramadhan seperti ini.πŸ˜€

Oh iya, ini adalah postingan sebelum saya berangkat liburan mudik ke Jogja dan Bali selama 10 hari. Memang repot kalau punya keluarga besar, harus punya tempat berkumpul. Untuk transportasi diputuskan menggunakan kendaraan pribadi, tidak jadi naik pesawat, karena bisa sangat mengirit biaya perjalanan. Lumayan kan selisihnya buat jajan di sana nanti. Rencananya malam hari nanti berangkatnya, maklumlah untuk menghindari macet.

FO dan Kung Fu Panda

Seharian kemarin saya memenuhi janji saya untuk menemani FO menonton Kung Fu Panda 2. FO adalah penggemar berat Kung Fu Panda, bahkan kalau ada filmnya di terebi pun tak pernah dia lewatkan. Nontonnya di Blok M Square, yang bioskopnya nggak banyak orang. Soalnya buat Hikikomori seperti saya agak sulit untuk berbaur di keramaian. Alasan lainnya memilih bioskop yang sepi adalah karena FO lumayan berisik kalau nonton film favoritnya, malu sama orang-orang.πŸ˜†

Berisiknya FO waktu nonton Kung Fu Panda 2 kemarin misalnya seperti ini :

“Iihh… lucu banget si Po!”
“Imut banget sih, jadi pengen punya panda!”
“Bayi pandanya lucu! Gemes deh!”
“Kasihan bayi pandanya…” (Sambil nangis pas adegan sedih)

Pada dasarnya FO punya sifat Tsundere. Tsun-tsun (galak) + Dere-dere (manis) atau kalau digabungkan menjadi Tsundere yang artinya kadang galak, kadang manis juga. Kalau FO sedang dalam “Dere-Dere Mode” dia terlihat seperti gadis yang kawaii, moe, cute, manis, dan imut. Dalam hati berkata, “Aku ingin melindungi gadis ini selama hayat masih dikandung badan!” Tapi kalau dia sedang dalam “Tsun-Tsun Mode” yang galak, judes, nyebelin, dan kalau ngomong agak nyakitin. Dalam hati berkata, “Heeh heran deh kenapa bisa ada cewek galak minta ampun kaya gini sih?”

~ Hahaha… kalau FO baca ini bisa “Tsun-Tsun Mode” dia!πŸ˜†

Selesai nonton kami lantas pulang. Di jalan FO mengingatkan saya untuk tidak nyasar lagi. Soalnya waktu berangkat kami nyasar, tangki bensin sudah hampir habis dan cari-cari pom bensin pun susah karena selalu ada di sisi jalan berlawanan. Akhirnya kami menemukan Shell di sebuah jalan yang kami nggak tahu itu di mana.πŸ˜†

Adegan pas beli bensin :

SD : Mbak, premiumnya dong 2 liter.
MS : Nggak ada mas, ini Shell bensinnya kelas Pertamax semua.
SD : Kalau gitu yang PERTAMAX deh Gan!πŸ˜€
MS : Sip, gan!

Keterangan : MS (Mbak-mbak Shell).

Oh iya, pas pulang saya bertanya jalan pulang kepada seorang bapak pengendara motor yang baik hati. Saking baiknya bapak itu bahkan mengawal saya pulang hingga keluar dari BLOK M yang membingungkan. Semoga bapak pengendara motor itu diberikan keberkahan hidup berupa nggak akan pernah nyasar dari jalan Allah yang lurus. Amin.πŸ™‚

~~~

Setelah menulis postingan ini, saya mungkin nggak akan menulis postingan selama 10 hari karena mau menikmati liburan. Laptop nggak akan di bawa. Laptop dan Hardisk External semua akan dititipkan di tempat yang aman. Saya hanya berharap CINDY (PC saya) akan baik-baik saja dan semoga Allah melindungi rumah kami. Amin.

Sampai jumpa setelah saya pulang dari liburan! Ja mata nee!πŸ˜€

~SD.