Tag

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Selamat Siang teman-teman…

Bulan Ramadhan ini adalah bulan yang baik untuk melatih kesabaran dan memperbanyak amalan. Namun masih ada saja hal-hal yang bisa mengganggu kesabaran dalam berpuasa. Salah satu contohnya adalah koneksi internet AHA yang beberapa hari ini kacau balau.

Saya heran deh dengan pemilik provider AHA. Bulan Ramadhan yang harusnya digunakan untuk memperbanyak amal, kok malah digunakan untuk membuat kesal pengguna layanan internetnya? Bayangkan berapa banyak pengguna AHA yang kesal, atau bahkan melontarkan sumpah serapah karena koneksinya lambat. Bahkan saya aja yang mau ngeblog begini harus dibuat susah dengan halaman yang bertuliskan “The connection was reset” yang muncul berulang-ulang hingga habis kesabaran saya.

Saya menggunakan AHA sudah setahun, yaitu saat AHA pertama kali launching di Jakarta. Kesan pertama saya menggunakan AHA adalah, “Wah ini internet teknologi EVDO ternyata cepat dan harganya lumayan. Nggak nyesal saya beli AHA.”

Tapi itu 8 bulan yang lalu!

Empat bulan setelah pemakaian, yaitu kira-kira bulan Desember, saya merasa AHA mulai menurun kualitasnya. Saya pikir ini hanya sementara, mengingat pelanggan AHA yang semakin banyak di Jakarta. Waktu itu saya berpikir bahwa AHA akan memperbaiki dan menambah kualitas jaringannya seiring dengan bertambahnya keuntungan dari pelanggan baru, tapi ternyata waktu yang menjadi saksi bahwa koneksi AHA makin lama makin seperti provider lambat lainnya.

Awalnya saat memiliki internet kecepatan tinggi, saya dengan bangga menceritakannya kepada teman-teman saya yang ada di Belanda. Mereka bilang, “Syukur deh di Indo udah ada internet cepet yang murah. Kalau di sini mah kualitas segitu (kecepatan AHA saat itu) biasanya hotspot gratisan.” Tapi setelah AHA mulai menunjukkan sifat aslinya, bahkan sekarang saya malu mengatakan kalau di Indonesia sudah tidak ada lagi yang seperti itu.

Saya jadi ingat Warung Bakso yang dulu saya pernah jadi pelanggan tetapnya. Pada awal-awal buka bakso mereka rasanya enak dan komposisi dagingnya banyak, namun seiring makin laku warung bakso mereka malah semakin dikurangi komposisi dagingnya. Akhirnya selang dua tahun kemudian warung bakso tersebut kembali sepi karena kalah dengan warung bakso yang baru dengan kualitas bakso yang lebih enak.

Penurunan kualitas AHA selama setahun ini adalah :

  1. Koneksi yang sering putus tiba-tiba dan RTO.
  2. Kalau sudah putus seringkali susah untuk menyambung kembali.
  3. Saat promosi diberitahukan bahwa AHA memiliki paket unlimited, namun kenyataannya dibatasi Quota. Perlu diketahui bersama bahwa layanan internet berbasis Limited Quota BUKANLAH termasuk dalam layanan UNLIMITED!
  4. Diberlakukannya FUP (Fairly Usage Policy) yang katanya hanya menurunkan kecepatan, namun pada kenyataannya tidak bisa sama sekali membuka website dengan server luar negeri.
  5. Sering sekali mengubah aturan dan sistem baru tanpa adanya pemberitahuan resmi. Konsumen seakan diperlakukan sebagai kelinci percobaan.
  6. Adanya kejanggalan yang berupa munculnya pemberitahuan over quota, padahal baru menggunakan kurang dari setengah quota.
  7. Layanan Customer Service atau Operator AHA dengan nomor 14098 sulit untuk dihubungi.
  8. Layanan yang buruk dari Customer Service atau Operator AHA. Dulu sewaktu pertama kali menggunakan AHA, mereka sangat ramah dan bersedia membantu konsumen 24 jam penuh, tapi sekarang layanan mereka kurang ramah dan bahkan pernah ada yang menggunakan nada tinggi seolah saya sebagai pelanggan tidak mengerti apa-apa tentang gangguan yang saya alami.
  9. Selain itu Operator AHA yang saat ini bersikap layaknya mesin penjawab otomatis. Jika ditanya tentang gangguan atau hendak mengajukan komplain, jawaban mereka selalu sama, yaitu “Anda sudah melebihi batas quota.” meskipun keluhan yang saya ajukan berbeda.
  10. Banyaknya produk baru AHA yang bermunculan dengan promosi yang gencar, namun produk lama seolah diterlantarkan begitu saja.
  11. Di Facebook AHAmoments, hampir semua berisi komplain, keluhan, atau bahkan caci maki dan sumpah serapah yang ditujukan oleh pelanggan kepada ISP AHA.

Bakrie Telecom sebagai pengelola hendaknya memperhatikan konsumen yang telah loyal terhadap produk AHA. Saya sudah menggunakan produk AHA selama setahun, dan bahkan saya juga merupakan pelanggan ESIA selama 5 tahun ini. Tapi sepertinya Bakrie Telecom tidak mempertimbangkan kesetiaan saya selama menggunakan produk-produk mereka.

Perlu diketahui bahwa tulisan ini ditujukan untuk menjalin saling pengertian antara konsumen dan pengelola layanan AHA, bukan untuk menjatuhkan produk AHA. Karena tidak mungkin saya menjelek-jelekan produk yang sudah banyak membantu saya dalam berkomunikasi selama setahun ini. Saya hanya ingin pihak AHA mendengarkan keluhan saya dan banyak pengguna AHA lainnya yang akhir-akhir ini merasa kurang diperhatikan. Saya juga bersedia menghapus atau mengupdate tulisan ini jika keluhan-keluhan yang saya alami tentang AHA telah terselesaikan.

Mohon maaf apabila ada kata-kata saya yang kurang berkenan. Semoga dengan tulisan ini AHA dapat memperbaiki kualitasnya hingga kembali kepada julukan awal mereka yaitu Internet Cepat dan Murah.

~SD.